5 Manfaat Sikat Gigi Setelah Sahur dan Berbuka Puasa

5 Manfaat Sikat Gigi Setelah Sahur dan Berbuka Puasa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat sikat gigi
Photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Setelah sahur, beberapa orang ada yang menunggu Subuh lalu salat dan melanjutkan tidur. Namun, ada juga yang tidak tidur hingga saat bekerja tiba.

Mereka yang sehabis sahur akan tidur kembali, disarankan untuk langsung menyikat gigi. Aktivitas ini harus segera dilakukan dan tidak perlu menunggu saat mandi tiba.

Hal senada juga berlaku setelah berbuka puasa. Beberapa menit sebelum Anda memutuskan untuk tidur, sikat gigi sangat disarankan.

Sikat gigi setelah sahur dan berbuka puasa memiliki cukup banyak manfaat. Bahkan dengan hanya sikat gigi saja, puasa yang sedang Anda jalankan bisa lancar tanpa ada gangguan sama sekali. Berikut manfaat sikat gigi selengkapnya.

  1. Self cleansing air liur rendah

Pada dasarnya tubuh memiliki mekanisme diri untuk membersihkan gigi meski tidak sepenuhnya bersih. Air liur yang Anda miliki akan bercampur dengan antibodi untuk membasmi bibit penyakit yang ada di mulut.

Sayangnya saat kita puasa tubuh akan kerap mengalami dehidrasi. Kondisi ini menyebabkan produksi air liur jadi menurun.

Kalau produksi air liur menurun, gigi akan mudah diserang dan akhirnya cepat berlubang. Alasan inilah yang membuat kita dianjurkan untuk melakukan sikat gigi secepat mungkin sebelum tidur kembali.

  1. Menjaga napas agar tetap segar

Anda mungkin akan beralasan: kan bisa tuh sikat gigi sebelum kerja, jadi napasnya bisa langsung segar. Namun, tidur 2 jam setelah sahur sudah cukup menyebarkan asam di dalam mulut.

Jadi, kemungkinan bakteri menyebar di dalam mulut tetap besar. Pengeroposan gigi akibat asam yang terbentuk juga tidak bisa dihindari.

Lebih baik sikat gigi dahulu biar bangun tidur napas bisa segar. In case Anda telat bangun dan tidak sempat sikat gigi, mulut sudah segar sehingga waktu di kamar mandi bisa dihemat.

  1. Gigi tetap kuat

Sikat gigi setelah sahur atau berbuka puasa akan membuat gigi menjadi lebih kuat. Kandungan fluoride dari pasta gigi mencegah adanya lubang kecil yang disebabkan oleh keasaman dan sisa makanan.

Kalau Anda ingin gigi yang selalu sehat setiap saat, jangan anggap remeh sikat gigi setelah makan. Lebih baik repot di awal, tapi Anda tidak akan mengalami gangguan setelahnya.

Pilih pasta gigi yang sesuai dengan kondisi gigi. Dengan begitu Anda bisa memaksimalkan kemampuan dari pasta gigi untuk melindungi dan memperkuat gigi.

  1. Mencegah karang gigi muncul

Kalau kita langsung tidur setelah makan, plak yang ada di gigi akan mengeras perlahan-lahan. Kondisi ini menyebabkan gigi ditumbuhi karang gigi yang berbahaya.

Mengapa berbahaya? Karena karang gigi akan membuat gigi jadi rapuh perlahan-lahan. Tanda kita sadari gigi akan mengalami cuil atau patah berkali-kali hingga akhirnya habis.

Lebih baik langsung sikat gigi karena prosesnya hanya beberapa menit saja daripada gigi rusak dan tidak bisa dikembalikan lagi seperti sedia kala.

  1. Mencegah gangguan lidah, gusi, dan mulut

Sikat gigi tidak hanya berdampak langsung pada gigi yang berfungsi untuk menghancurkan makanan. Lebih dari itu, sikat gigi juga bermanfaat untuk membuat gusi jadi lebih sehat.

Saat puasa kita akan sering dehidrasi sehingga gusi juga kerap mengalami gangguan. Rada di area gusi hingga seriawan juga kerap muncul karena kita sering kepanasan.

Menyikat gigi akan membuat rongga di dalam mulut selalu sehat dan semua komponen di dalamnya mulai dari gigi, gusi, lidah, dan permukaan kulutnya terjaga.

Nah, sudah sikat gigi kah Anda sehabis sahur hari ini?



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts