Pengertian Auditor

Pengertian Auditor dan Jenisnya yang Wajib Kalian Tahu

Apa Itu Auditor?

Auditor adalah profesi yang berhubungan dengan audit. Auditor biasanya bekerja untuk mereview berbagai laporan keuangan suatu lembaga, instansi atau perusahaan. Merupakan tanggung jawab auditor untuk memeriksa keandalan laporan keuangan, dan auditor juga yang harus memeriksa apakah setiap pernyataan sesuai dengan prinsip akuntansi.

Tanggung jawab auditor

Menurut Komite Praktik Audit tahun 1980, tanggung jawab yang berbeda dari setiap auditor adalah sebagai berikut:

  • Merencanakan, mengawasi dan mencatat setiap pekerjaan.
  • Memahami sistem akuntansi.
  • Dapatkan bukti audit untuk membantu Anda menarik kesimpulan yang masuk akal.
  • Memastikan dan mengevaluasi pengendalian internal dan melakukan uji kepatuhan.
  • Menelaah laporan keuangan yang relevan.

Jenis-jenis auditor

Auditor internal

Auditor internal ialah seorang auditor bekerja pada suatu instansi atau perusahaan. Beberapa tanggung jawab auditor internal termasuk meninjau catatan keuangan internal perusahaan, tetapi hanya sampai batas tertentu, dan bekerja untuk meningkatkan keakuratan data keuangan perusahaan.

Auditor independen

Auditor independen adalah anggota dari kantor akuntan pemerintah yang bekerja di luar untuk melayani masyarakat yang membutuhkan jasa audit. Auditor independen tidak dipengaruhi oleh eksternal atau pihak manapun. CPA adalah julukan bagi auditor independen di luar negeri.

auditor negara

Auditor pemerintah adalah auditor yang melayani instansi atau perusahaan pemerintah. Beberapa tugas yang harus dilakukan oleh auditor pemerintah termasuk memantau arus dan praktik keuangan di lembaga atau lembaga pemerintah.

Auditor forensik

Auditor forensik adalah auditor yang berspesialisasi dalam kejahatan keuangan. Mereka biasanya menyelidiki dokumen yang berkaitan dengan berbagai kegiatan kriminal seperti pencucian uang dan penelusuran sumber uang.

Auditor pajak

Pemeriksa pajak adalah pemeriksa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Auditor memiliki tugas khusus untuk memverifikasi wajib pajak tertentu, terlepas dari apakah mereka telah memenuhi kewajibannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kode Etik Auditor

Etika profesional auditor dimaksudkan untuk mengatur alur kerja auditor dan menjaga profesionalisme auditor. Etika profesi ini juga bertujuan untuk melindungi klien agar privasinya tetap aman dan tidak bocor. Kode etik auditor berikut harus diterapkan:

Kejujuran

Kejujuran adalah suatu kualitas, sifat, atau kondisi yang menunjukkan keseluruhan, sehingga punya potensi dan kemampuan yang memancarkan wibawa dan kejujuran.

Objektivitas

Objektivitas adalah sikap jujur ​​yang tidak dipengaruhi oleh pendapat dan pertimbangan pribadi atau kelompok ketika mengambil keputusan atau tindakan.

Kerahasiaan

Kerahasiaan adalah sifat sesuatu yang dipercaya oleh seseorang agar tidak mengomunikasikannya kepada orang lain yang tidak berwenang untuk mengetahuinya.

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki seseorang berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku yang diperlukan untuk melaksanakan tugas kedinasan.

Akuntabel

Akuntabilitas adalah kemampuan untuk menyatakan tanggung jawab atau akuntabilitas dan menjelaskan pekerjaan dan tindakan seorang individu kepada pihak-pihak yang memiliki hak atau wewenang untuk meminta informasi atau pertanggungjawaban.

Profesional

Perilaku profesional adalah tindakan yang merupakan ciri, mutu dan kualitas suatu profesi atau orang profesional, yang untuk itu diperlukan keahlian khusus.

Laporan auditor

Laporan auditor adalah pernyataan auditor tentang keandalan laporan keuangan entitas yang diaudit. Ekuitas ini mencakup materialitas, posisi keuangan dan arus kas.

Laporan auditor ini akan menjadi “penerjemahan” dari laporan keuangan yang digunakan pengguna laporan keuangan untuk mengambil keputusan tentang kelangsungan hidup perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa bentuk laporan auditor:

  • Opini Tanpa Syarat – WTP (Opini Tanpa Syarat)
  • Opini tanpa syarat menyatakan laporan keuangan harus menyajikan data secara wajar dan wajar.
  • Opini Tanpa Syarat dengan Paragraf Penjelasan – WTP-DPP (opini modifikasi tanpa kualifikasi)
  • Opini auditor jenis ini dibuat atas dasar keadaan tertentu yang tidak secara langsung mempengaruhi opini wajar.
  • Opini Pakar Terkualifikasi – WDP (Opini Pakar Terkualifikasi)

Dengan satu pengecualian, laporan auditor menyatakan bahwa laporan keuangan dalam semua hal yang material, laporan keuangan, laba, dan arus kas suatu perusahaan tertentu mematuhi prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia, kecuali untuk pengaruh faktor-faktor berikut: dikecualikan darinya.

Pendapat Tidak Wajar – TW (Pendapat Negatif)

Laporan auditor yang tidak adil menyatakan bahwa laporan keuangan tidak menyajikan kekayaan bersih, posisi keuangan, dan kinerja perusahaan tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang paling umum berlaku di Indonesia.

Pengecualian Opini – TMD (Pengecualian Opini)

Sanggahan bahwa auditor tidak akan menyatakan pendapat atas laporan keuangan tahunan. Laporan auditor ini dikeluarkan jika auditor kurang puas dengan laporan keuangan yang disampaikan.

Independensi auditor

Independensi adalah posisi individu untuk bertindak jujur ​​dan tidak memihak dan melaporkan hasil hanya berdasarkan bukti yang tersedia. Auditor diharapkan memiliki kemandirian mental dan fisik untuk melaksanakan tugas audit agar dapat memberikan opini audit yang objektif.

Jenis Auditor

  1. Auditor internal

Auditor internal adalah seorang auditor bekerja pada suatu instansi atau perusahaan. Tanggung jawab auditor internal meliputi, antara lain, menelaah catatan keuangan internal perusahaan dan meningkatkan keakuratan informasi keuangan perusahaan.

  1. Auditor Independen

Auditor independen adalah anggota dari kantor akuntan yang bekerja di samping melayani masyarakat yang membutuhkan jasa audit. Auditor independen tidak dipengaruhi oleh eksternal atau pihak lain. CPA adalah julukan bagi akuntan independen di luar negeri.

  1. Pemeriksa Negara

Auditor adalah seorang auditor bekerja pada instansi pemerintah atau perusahaan. Tanggung jawab auditor pemerintah termasuk mengawasi pergerakan dana dan praktik di lembaga atau lembaga pemerintah.

  1. Ahli medis forensik

Akuntan forensik adalah akuntan kerah putih. Pekerjaan mereka biasanya adalah menyelidiki dokumen yang terkait dengan berbagai kegiatan kriminal, seperti pencucian uang, dan melacak sumber uang.

  1. Auditor pajak

Pemeriksa pajak adalah pemeriksa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Auditor ini mumpunyai tugas khusus untuk memeriksa Wajib Pajak tertentu, terlepas dari apakah mereka telah memenuhi kewajibannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.