Apa itu Bisnis Kanvas Model, Tujuan dan 9 Elemen BMC

Apa itu Bisnis Kanvas Model, Tujuan dan 9 Elemen BMC

Pengertian Bisnis Model Kanvas

Business Model Canvas adalah manajemen strategis ramping dan model startup untuk mengembangkan model bisnis baru atau mendokumentasikan model bisnis yang ada.

Menurut wikipedia, kanvas model bisnis atau BMC adalah bagan visual dengan elemen yang menggambarkan proposisi nilai perusahaan, produk, infrastruktur, pelanggan, dan keuangan. BMC dapat menjadi alat representasi visual yang sepenuhnya dapat menjelaskan proses bisnis

Apa itu Bisnis Kanvas Model, Tujuan dan 9 Elemen BMC
inbis.unud.ac.id

Seperti dijelaskan di atas, Business Model Canvas atau BMC adalah strategi manajemen yang menggunakan grafik visual yang terdiri dari 9 pilar utama. Fungsi dari 9 elemen ini adalah untuk merangkum proses bisnis mulai dari nilai-nilai perusahaan hingga bagian struktur keuangan. Jadi, hanya dengan 9 pilar ini, seseorang sudah bisa memvalidasi apakah ide bisnis yang akan dijalankan memiliki prospek ke depan atau tidak.

Oleh karena itu, membuat kanvas model bisnis menjadi hal yang paling penting dan penting, terutama bagi perusahaan startup. Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Tujuan membuat model kanvas bisnis

Siapa Alexander Osterwalder?
Sembilan “blok bangunan” dari model desain model bisnis yang disebut Business Model Canvas awalnya diusulkan pada tahun 2005 oleh Alexander Osterwalder, berdasarkan karyanya sebelumnya tentang ontologi model bisnis.

Bukan tanpa alasan Alexander menciptakan dan memperkenalkan strategi BMC ini hingga banyak digunakan oleh para startup di seluruh dunia

Karena dibalik itu pasti ada tujuan yang tentunya akan memudahkan perusahaan dalam merancang rencana proses bisnis untuk mengambil keputusan dan memvalidasi poin-poin penting dalam bisnis seperti sumber daya alam atau manusia, aktivitas, hubungan kerja dengan orang asing, pendapatan, pengeluaran yang harus didukung.

Seperti yang telah disebutkan pada pembahasan sebelumnya, bahkan dalam strategi BMC ini terdapat 9 komponen yang mengalir dan akan membawa perusahaan ke komponen yang lebih penting. 9 komponen strategi BMC dijelaskan di bawah ini.

9 Elemen Business Model Canvas – BMC

Banyak orang ingin menganalisis potensi bisnis yang dikelola menggunakan BMC. Namun nyatanya banyak orang yang masih bingung bagaimana cara membuat BMC yang baik dan benar?

Pada kenyataannya sangat sederhana, cukup sering berlatih dan memahami sepenuhnya elemen-elemen yang terkandung dalam kanvas model bisnis. Buat kamu yang masih bingung, berikut ini penjelasan dan juga panduan cara mengisi sembilan elemen dengan mudah dan benar. Pastikan Anda memahami setiap pilar dengan benar agar BMC dapat menganalisisnya secara optimal.

1. Segmen pelanggan

Hal pertama yang harus dimiliki ketika memulai business model canvas (BMC) adalah menentukan segmen pelanggan mana yang akan menjadi target bisnis.

Secara umum, bagian ini akan menjelaskan siapa calon pelanggan produk Anda. Untuk model bisnis seperti e-commerce yang saat ini banyak berkembang, segmen pelanggan meliputi penjual barang dan pembeli.

Hal lain untuk memudahkan mengidentifikasi segmentasi pelanggan korporat adalah Anda harus mengetahui persona pembeli.

2. Proposisi nilai

Perlu diingat bahwa bagian ini merupakan pembatas untuk menunjukkan apa saja keunggulan produk yang Anda tawarkan. Dengan kata lain, elemen ini mewujudkan nilai tambah yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis lain. Biasanya nilai tambah berupa solusi dan inovasi yang ditawarkan perusahaan.

3. Saluran

Saluran merupakan sarana yang digunakan untuk menyampaikan segala solusi dan inovasi yang ditawarkan perusahaan untuk menjangkau pelanggan.

Dengan menggunakan saluran yang tepat, Anda dapat menyampaikan proposisi nilai kepada segmen pelanggan. Perlu diketahui bahwa channel ini bisa berupa website, iklan online, aplikasi, bahkan sales person. Bagi Anda yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang saluran pemasaran di era modern ini, Anda dapat mempelajari strategi pemasaran di era digital.

4. Hubungan dengan pelanggan

Elemen selanjutnya yang tidak kalah penting adalah hubungan pelanggan. Apa itu hubungan pelanggan? Jika tujuan elemen saluran adalah untuk menjangkau orang-orang yang belum mengetahui produk Anda, hubungan pelanggan adalah kebalikannya.

Sebagai pelaku bisnis, Anda perlu tahu bagaimana membuat bisnis Anda dikenali oleh pelanggan. Bentuk hubungan pelanggan ini sangat beragam dan berkisar dari buletin, layanan purna jual dan banyak lagi. Pastikan Anda memilih model hubungan pelanggan berdasarkan kemampuan perusahaan Anda.

5. Aliran Pendapatan

Di bagian bawah elemen BMC ada (biaya dan pendapatan) yang Anda butuhkan untuk menggambarkan struktur keuangan perusahaan. Sedangkan untuk bagian pendapatan, yang perlu Anda tulis adalah terkait dengan produk atau jasa yang memberikan pendapatan bagi bisnis Anda.

6. Kegiatan utama

Aktivitas utama adalah partisi dalam kanvas model bisnis (BMC) yang menjelaskan cara membuat proposisi nilai perusahaan. Misalnya, jika bisnis yang Anda kelola adalah di industri produk, inovasi teknologi dalam proses manufaktur dapat menjadi bisnis utama.

7. Sumber Daya Utama

Ini adalah elemen BMC yang mencantumkan sumber daya yang dibutuhkan perusahaan untuk menyampaikan proposisi nilai perusahaan. Sumber daya yang dimaksud di sini mulai dari pengelolaan bahan baku, dari disposisi sumber daya manusia dan juga dari disposisi proses operasional perusahaan.

8. Kemitraan utama

Seperti diketahui, tidak ada perusahaan besar yang dapat berfungsi sendiri. Dalam pengelolaan suatu kegiatan komersial tentunya diperlukan satu atau lebih mitra.

Pada bagian ini dimungkinkan untuk memasukkan mitra komersial yang dianggap strategis. Jika dilihat dari konteks bisnis, mitra dapat berupa pemasok, agen, pemasok, dan sebagainya.

9. Struktur biaya

Elemen penting lainnya dalam BMC adalah struktur biaya yang berisi biaya. Pada bagian terakhir ini perlu ditentukan biaya-biaya apa saja yang diperlukan untuk mendukung keseluruhan kegiatan usaha.